Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan Topologi Bus
Topologi Bus – Topologi Bus merupakan
sebuah bentuk Topologi Jaringan dimana setiap node terhubung melalui sebuah
kabel utama. Kabel utama disini bertugas sebagai tempat penyalur data, setiap
node yang ingin terhubung ke Jaringan dapat mengaitkan diri ke Kabel Utama
(Berupa Kabel Coaxial). Konektor yang digunakan dalam Topologi Bus adalah
Konektor BNC,
Karakteristik Topologi Bus
Adanya Kabel Utama sebagai lalu lintas data
dalam jaringan.
Setiap node
tidak terhubung secara langsung dengan node lain melainkan melalui kabel utama.
Penggunaan Konektor BNC
dan Konektor BNC tipe T (T-Connector) pada pencabangan kabel agar bisa terhubung.
Penambahan hambatan
50ohm pada ujung kabel.
Kabel Jaringan
yang digunakan kabel Coaxial
Kelebihan Topologi Bus
Dari segi instalasi
merupakan yang paling mudah diantara topologi yang lain.
Karena menggunakan
sebuah kabel utama maka penggunaan kabel pada Topologi Bus bisa dikatakan
sangat hemat kabel.
Mudah di
implementasikan.
Kekurangan Topolog Bus
Karena hanya
menggunakan sebuah kabel utama maka lalu lintas data menumpuk pada kabel utama,
ini menyebabkan kemungkinan terjadinya collision juga besar.
Kabel Utama sebagai
komponen kritis, karena apabila terjadi gangguan pada Kabel utama sudah pasti
jaringan akan terganggu atau bahkan terhenti.
Gangguan pada setiap node
yang telah terhubung ke Jaringan akan menyebabkan gangguan pada node yang lain.
Sumber : http://tellnetwork.blogspot.co.id/2015/06/karakteristik-kelebihan-dan-kekurangan_29.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar