Jumat, 25 November 2016

Topologi Bus

Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan Topologi Bus

Topologi Bus – Topologi Bus merupakan sebuah bentuk Topologi Jaringan dimana setiap node terhubung melalui sebuah kabel utama. Kabel utama disini bertugas sebagai tempat penyalur data, setiap node yang ingin terhubung ke Jaringan dapat mengaitkan diri ke Kabel Utama (Berupa Kabel Coaxial). Konektor yang digunakan dalam Topologi Bus adalah Konektor BNC,

Karakteristik Topologi Bus
Adanya Kabel Utama sebagai lalu lintas data dalam jaringan.
Setiap node tidak terhubung secara langsung dengan node lain melainkan melalui kabel utama.
Penggunaan Konektor BNC dan Konektor BNC tipe T (T-Connector) pada pencabangan kabel agar bisa terhubung.
Penambahan hambatan 50ohm pada ujung kabel.
Kabel Jaringan yang digunakan kabel Coaxial
Kelebihan Topologi Bus
Dari segi instalasi merupakan yang paling mudah diantara topologi yang lain.
Karena menggunakan sebuah kabel utama maka penggunaan kabel pada Topologi Bus bisa dikatakan sangat hemat kabel.
Mudah di implementasikan.
Kekurangan Topolog Bus
Karena hanya menggunakan sebuah kabel utama maka lalu lintas data menumpuk pada kabel utama, ini menyebabkan kemungkinan terjadinya collision juga besar.
Kabel Utama sebagai komponen kritis, karena apabila terjadi gangguan pada Kabel utama sudah pasti jaringan akan terganggu atau bahkan terhenti.
Gangguan pada setiap node yang telah terhubung ke Jaringan akan menyebabkan gangguan pada node yang lain.
Sulitnya melakukan pengecekan kesalahan sekaligus upaya perbaikan karena akan mengganggu jaringan secara keseluruhan.
Sumber : http://tellnetwork.blogspot.co.id/2015/06/karakteristik-kelebihan-dan-kekurangan_29.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar